Tampilkan postingan dengan label Gerakan Literasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gerakan Literasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Januari 2023

Reading Time : Salah Satu Program Literasi di SD Juara Bandung

Reading Time : Salah Satu Program Literasi di SD Juara Bandung

Visi SD Juara Bandung yaitu menjadi sekolah literat guna membentuk peserta didik yang cerdas, mandiri, dan kompetitif. Untuk mewujudkan visi tersebut, maka program – program yang digulirkan di sekolah diupayakan untuk ketercapaian visi sekolah.

Salah satu program literasi yang dicanangkan adalah “Reading Time”. Program ini dilaksanakan sebanyak 2 kali dalam sepekan, di hari Selasa dan Kamis. Seluruh peserta didik mulai dari kelas 1 sampai 6 membaca bersama selama 15 menit. Anak-anak boleh memilih sendiri buku yang akan dibaca. Buku-buku tersebut berasal dari perpustakaan kelas, perpustakaan sekolah, maupun yang sengaja dibawa anak-anak dari rumah. Setelah membaca, akan ada peserta didik yang ditunjuk secara bergantian untuk menceritakan kembali apa yang sudah dibaca.

Alhamdulillah, sejauh ini anak-anak antusias. Awalnya memang ada peserta didik yang belum terbiasa membaca buku. Apalagi bagi anak-anak kelas 1 yang memang belum lancar membaca. Ada yang terlihat hanya membolak-balikkan halaman buku. Ada juga yang hanya melihat-lihat gambarnya saja. Tidak masalah. Diharapkan dengan terus dilakukan, akan muncul ketertarikan anak pada buku. Setelah beberapa kali dilaksanakan program ini, anak-anak mulai terbiasa dan menikmati.
Diharapkan dari program ini selain untuk membangkitkan minat membaca, anak-anak juga akan semakin bertambah wawasannya, meningkatkan kemampuan berbahasa, mengembangkan daya imajinasi, dan juga mengasah keterampilan mendengarkan terutama saat ada temannya yang bercerita tentang buku yang dibacanya





































Selasa, 25 Oktober 2022

Gerakan Aku Sayang Teman di Kelas 3B

Gerakan Aku Sayang Teman di Kelas 3B


Kelas 3B SD Juara Bandung memiliki program 'Aku sayang teman'. Program ini bertujuan untuk membuat peserta didik lebih menghargai, menyayangi dan tidak pilih pilih teman, juga diharapkan dapat meminimalisir bullying. Melalui program ini juga diharapkan peserta didik dapat lebih mengenal teman sekelas sehingga tercipta rasa kekeluargaan yang kuat diantara mereka karena mereka Bersama-sama setiap hari dalam durasi waktu yang cukup lama.

Dalam program ini banyak sekali yang bisa dilakukan oleh peserta didik. Diantaranya adalah saling bersalaman, saling meminta maaf atas kesalahan hari ini, berbagi snack, dan banyak lagi. Kegiatan ini biasanya dilakukan sesaat sebelum pulang yaitu pada jam kewalikelasan di siang hari sebelum do'a pulang. Hal ini bertujuan agar sebelum pulang tidak ada lagi ganjalan dalam pertemanan dan tidak ada rasa kesal atau sesal yang dibawa pulang sampai rumah.

Ada yang berbeda dengan program 'Aku sayang teman' hari ini. Kegiatan yang biasanya hanya sekitar 5 menit, kini dilakukan lebih lama dengan cara games. Games yang dilakukan adalah aku kenal temanku. Kegiatan ini diawali dengan duduk melingkar kemudian pembagian kertas kosong oleh wali kelas. Setiap anak mendapatkan 1 lembar kertas kosong. Kertas tersebut kemudian diberi nama. Kertas yang sudah diberikan nama kemudian akan diputarkan ke seluruh teman untuk dituliskan sebuah kata. Kata yang ditulis cukup 1 kata yang mewakili sifat anak yang nama nya tertulis pada kertas. Kertasakan diputar ke sebelah kanan dengan aba-aba dari wali kelas. Hal ini terus dilakukan sampai kertas kembali lagi pada pemiliknya.

Alhamdulillah kegiatan ini seru dan berkesan bagi peserta didik. Di akhir kegiatan mereka membaca tulisan dari teman-teman tentang gambaran diri mereka sendiri di mata teman. Ada yang merasa apa yang tertulis adalah benar, "iya ibu ini aku banget ya" ada pula yang membuat mereka jadi berpikir "oh aku teh begitu bu? Nanti mah ga boleh gitu lagi ya bu". Alhamdulillah ternyata kegiatan ini juga dapat dijadikan sarana evaluasi diri. Terakhir sebagai penutup, wali kelas menyampaikan bahwa peserta didik harus menerima bahwa hal yang tertulis pada kertas adalah apa adanya kita dalam pandangan teman tapi juga tidak perlu dijadikan beban pikiran. Alhamdulillah.



Jumat, 18 Maret 2022

Peluncuran Buku Percakapan Bahasa Sunda SD Juara Bandung

Peluncuran Buku Percakapan Bahasa Sunda SD Juara Bandung



Pagi ini perhatian anak-anak tertuju pada apa yang dibawa oleh guru saat memasuki kelas. Anak-anak di kelas langsung bertanya ‘’Buku apa itu bu ?’’ tanya seorang anak. ‘’Buku cerita baru ya?’’ tanya yang lainnya penasaran. Anak-anak memang selalu antusias jika ada buku baru yang akan disimpan di rak buku kelas. 

Sebelum menjelaskan buku apa yang dibawa, guru mempersilahkan anak-anak untuk duduk terlebih dahulu. Setelah berdo’a memulai pelajaran, guru menjelaskan bahwa hari ini sekolah meluncurkan buku yang akan digunakan anak-anak dalam belajar Bahasa Sunda. Guru memperlihatkan buku yang tadi dibawa, kemudian mengajak anak-anak membaca secara Bersama-sama judul buku dan nama penyusunnya. Wah, anak-anak makin penasaran dengan isinya. 

‘’Bu, kok bukunya banyak? Tanya seorang anak. Guru menyampaikan bahwa semua anak nanti akan mendapatkan 1 buku. ‘’Asyik!’’ semua anak berseru ramai. Bukupun dibagikan. Anak-anak tampak tak sabar dan langsung membuka untuk tau isinya seperti apa. Ekspresi wajah anak-anak tampak lucu. Ada yang membaca dengan wajah serius, ada yang mengeja dengan terbata-bata, ada yang tampak kebingungan karena membaca kata-kata dalam Bahasa sunda. 

Bu guru kemudian memberi waktu 5 menit untuk anak-anak membaca halaman pertama. ‘’Nanti, ada kuis ya, siapa yang bisa menjawab pertanyaan ibu.’’ tantang bu guru. Anak-anak pun sibuk dan serius mulai membaca isi buku. 

Setelah 5 menit berlalu, bu guru memulai kuis. ‘’Apa bahasa sundanya jangan malas?’’ tanya bu guru. ‘’aku bu!’’ seorang anak berseru sambil mengangkat tangan. Bu guru mempersilahkan untuk menjawab. ‘’Ulah kedul bu!’’ jawabnya. ‘’Wah, hebat!’’ puji bu guru. ‘’Bahasa sundanya, belum pak!’’ ‘’aku bu!’’ anak lainnya mengangkat tangan. Bu guru mempersilahkan untuk menjawab. ‘’Teu acan!’’ jawabnya. ‘’Wah, keren!’’ puji bu guru. Bu guru melanjutkan kuis sampai 5 pertanyaan. Anak-anak semakin antusias untuk mencoba menjawab.

Bu guru berpesan agar anak-anak nanti bisa terus mempelajari Bahasa sunda melalui buku yang sudah dibagikan dan mempraktekkannya baik di rumah maupun di sekolah. Buku ini berisi percakapan sederhana yang biasa digunakan sehari-hari.  Insyaallah dengan sering dipraktekkan anak-anak akan semakin lancar dan menguasai Bahasa sunda. ‘’Siap bu!’’ jawab anak-anak semangat.