Tampilkan postingan dengan label Ikatan Alumni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikatan Alumni. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 April 2019

Motivasi dalam Mabit Bulan April, Persiapan USM 2019

Motivasi dalam Mabit Bulan April, Persiapan USM 2019


Kegiatan Mabit bagi peserta didik kelas 6 SD Juara Bandung memang sudah rutin dilaksanakan di setiap bulannya pada semester 2 ini. Mabit pertama di laksanakan awal bulan Januari. Peserta didik kelas 6 mengikuti Mabit dengan bimbingan guru-guru. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari 1 malam di setiap awal bulan, sebagai salah satu program untuk mempersiapkan diri menghadapi USBN. Jadi, peserta didik bukan hanya dipersiapkan secara akademik saja, tetapi ruhiyahnya pun dipersiapkan.

Ada yang berbeda di kegiatan Mabit bulan April ini yang dilaksanakan hari Selasa dan Rabu tanggal 2-3 April 2019. Mabit di bulan ini merupakan Mabit terakhir sebelum pelaksanaan USBN. Ada beberapa acara yang diikuti peserta didik yang tujuannya adalah meningkatkan motivasi mereka untuk mau terus berusaha. Kegiatan Mabit di awali dengan acara Quiz Rangking 1. Di pandu oleh Bapak Achmad Ghazali, acara yang dilaksanakan setelah shalat ashar ini berlangsung seru. Muhammad ‘Azmi berhasil menjadi juaranya. Setelah kegiatan ini selesai, peserta didik dipersilahkan untuk bersih diri, istirahat dan bersiap shalat magrib. Sambil menunggu waktu magrib, mereka melaksanakan tilawah Al-Qur’an masing-masing. Selesai shalat magrib dan dzikir petang, acara dilanjutkan dengan makan malam bersama dan mengobrol santai sambil menunggu waktu isya.

Kegiatan kemudian berlanjut setelah shalat isya. Pada mabit kali ini, ada sesi berbagi cerita/pengalaman. Pada kesempatan ini, sekolah mengundang 2 orang alumni SD Juara Bandung angkatan ke-9, Zaidan Fadhlil Husein (Zaidan) dan Muhammad Adz-Dzikri Abdur Rauf (Dzikro). Mereka adalah 2 alumni dengan nilai USBN terbaik di angkatannya. Saat ini keduanya melanjutkan pendidikan di Edu Global School. Keduanya berbagi cerita dengan adik-adiknya tentang bagaimana persiapan mereka saat mau menghadapi Ujian. Mereka menyampaikan perasaannya, tips untuk belajar, sampai dengan memberikan masukan kepada adik-adiknya agar siap menghadapi  USBN. Selain itu, mereka juga bercerita tentang bagaimana lingkungan sekolah mereka sekarang. Mulai dari pelajarannya, teman-temannya, kebiasaan di sana yang merupakan hal baru untuk mereka. Hal menarik lain yang di sampaikan adalah bagaimana mereka berusaha untuk menyesuaikan diri di lingkungan yang baru. Sesi ini berlangsung santai namun seru. Alhamdulillah, peserta didik kelas 6 tampak antusias mengikuti sesi ini.

Setelah sesi berbagi cerita selesai, acara dilanjutkan dengan acara materi pemberian motivasi. Kali ini yang menyampaikan adalah Bapak Tito Suhendar, M.Pd selaku kepala sekolah. Materi dimulai dengan penayangan cuplikan film Al-Fatih sang penakluk Konstantinopel, kemudian dilanjutkan dengan tayangan tokoh-tokoh dunia yang bisa menjadi inspirasi buat anak-anak.

Setelah materi motivasi, peserta didik dipersilahkan istirahat tidur. Pukul 03.00 WIB mereka dibangunkan untuk melaksanakan Qiyamul Lail. Qiyamul Lail dipimpin oleh Bapak Sarip Hidayat, dilanjutkan dengan do’a bersama. 

Selesai shalat subuh dan dzikir pagi, rangkaian kegiatan mabit masih dilanjutkan dengan olahraga dan permainan. Anak-anak dibagi menjadi 3 kelompok, A, B, dan C. Setiap kelompok harus mendatangi 3 pos yang dijaga oleh guru untuk melakukan tantangan dan menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Setiap pos mempunyai tantangan sendiri. Pos 1 anak-anak diberi tantangan untuk meniup balon sampai pecah. Di sini mereka diuji keberanian, usaha, dan juga kekompakan sesama anggota kelompok untuk memberi dukungan satu sama lain agar mencapai target yang di harapkan. Setelah semua anggota kelompok berhasil memecahkan balon, mereka diberi soal pelajaran IPA yang harus di selesaikan sebelum bisa melanjutkan perjalanan ke Pos selanjutnya. Setelah memberikan jawaban yang benar, guru memberikan kertas berisi clue tersembunyi yang baru bisa dipecahkan di akhir permainan. Di Pos ke-2 tantangan yang diberikan adalah memasukkan benang ke dalam jarum. Setelah semua anggota berhasil, mereka diberi pertanyaan pelajaran Bahasa Indonesia yang harus di jawab benar untuk kemudian mendapatkan clue berikutnya. Selanjutnya mereka menuju pos 3. Di sini mereka mendapat tantangan untuk melepaskan rice crispy yang menempel di wajah masing-masing tanpa menggunakan tangan. Setelah selesai, mereka kembali diberi pertanyaan yang harus di selesaikan. Kali ini pertanyaan tentang pelajaran matematika. Kelompok yang berhasil kemudian diberi kertas berisi clue terakhir untuk memecahkan misteri yang tersembunyi. Akhirnya permainan di menangkan oleh kelompok Fariqa Muthi’ah.

Setelah kegiatan permainan selesai, acara dilanjutkan dengan sarapan dan bersih-bersih. Kemudian semua peserta mabit dikumpulkan untuk evaluasi, dan penutupan mabit. Alhamdulillah, akhirnya rangkaian kegiatan mabit untuk kelas 6 angkatan ke-10 telah selesai. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat untuk peserta didik, membangun kedekatan mereka kepada Allah, SWT. Semoga pembiasaan yang diajarkan, bisa menjadi bekal untuk kehidupan mereka. Dan semoga hasil ujian nanti bisa memuaskan sesuai dengan harapan mereka. Aamiin. 











Jumat, 04 September 2015

Seleksi Anggota Pasukan Khusus (PASUS)

Seleksi Anggota Pasukan Khusus (PASUS)

para calon anggota pasukan khusus
 Oleh : Achmad Ghozali, S.Pd

Sabtu (29/8) SD Juara Bandung mengadakan seleksi anggota Pasukan Khusus (Pasus) di wilayah Curug Layung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan yang diadakan sejak pukul 08.00 sampai pukul 13.00 ini bertujuan untuk memilih anggota pasukan khusus yang akan menjadi andalan sekolah.
Tidak hanya itu, dalam kegiatan ini para Alumni SD Juara Bandung dari angkatan 1 sampai 6 pun ikut hadir dalam rangka temu alumni. apa saja ya kegiatannya? lanjut yuk bacanya.

Alur kegiatan seleksi pasukan khusus ini seperti layaknya penerimaan anggota baru di pramuka. Peserta didik secara berkelompok menelusuri hutan pinus dan diharuskan untuk berhenti di pos-pos yang sudah tersedia. Tidak hanya berhenti, peserta didik menjawab pertanyaan di setiap posnya. Pos 1 tentang P3K, pos 2 tentang baris-berbaris, pos 3 tentang tali temali dan kompas, pos 4 tentang sandi dan bermuara di pos 5 yaitu halang rintang.





Di pos 5 inilah yang menurut peserta didik paling seru. Bagaimana tidak, disini mereka menelusuri sungai yang dingin dengan berbagai rintangan dan berakhir di air terjun. Lelah memang. tapi kekelahan itu dibayar dengan berenang di bawah air terjun yang dingin. Sebagian dari mereka ada yang betah berenang dan bermain. Namun, tidak sedikit juga yang memilih berganti pakaian karena tidak kuat dingin.

air terjun layung
halang rintang di sungai
Disisi lain para alumni menentukan sendiri track menuju air terjun Layung itu. Sesampainya disana mereka berbincang-bincang dengan kepala sekolah mengenai program alumni kedepannya. Setelah itu mereka bisa berenang sepuasnya.

Setelah waktu dhuhur tiba peserta didik bergegas menuju tempat semula untuk melaksanakan sholat dhuhur. setelah itu mereka kembali kesekolah dengan selamat. "Semoga acara ini bisa menjadikan SD Juara lebih baik. Baik pasukan khususnya maupun alumninya. Pasus akan menjadi andalan SD Juara, sedangkan alumni nantinya kita akan mengadakan kegiatan rutin, Insya Allah" ujar kepala sekolah Bapak Tito Suhendar.


para alumni SD Juara Bandung


Senin, 21 Januari 2013

Pembentukan Ikatan Alumni

Pembentukan Ikatan Alumni

Minggu (20/1) Ikatan Alumni SD Juara Bandung resmi terbentuk. Terbentuknya Ikatan Alumni ini bertepatan dengan 1 Tahun terbentuknya Gugus Depan SD Juara. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari tiap angkatannya. Sampai saat ini SD Juara Bandung telah meluluskan 3 angkatan, terhitung mulai tahun 2010, 2011 dan 2012. Apa saja yang mereka bicarakan dalam kegiatan itu?

Dibimbing langsung oleh Pembantu Kepala Sekolah bidang kesiswaan, pembentukan Ikatan Alumni ini berlangsung mulai pkl.10.30 - 12.00 dan menjadikan Diina Annis Rosyidah dari angkatan ke-2 sebagai ketua Ikatan Alumni SD Juara Bandung. Selanjutnya akan dibentuk ketua disetiap angkatannya. Untuk kedepannya, diharapkan Ikatan Alumni SD Juara Bandung memiliki kegiatan yang bermanfaat baik untuk diri mereka, sekolah dan lingkungan sekitar.