Tampilkan postingan dengan label Panggung Kabisa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Panggung Kabisa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Februari 2022

Live Streaming Panggung Kabisa

Live Streaming Panggung Kabisa

Sudah 2 pekan SD Juara Bandung kembali mengadakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) paska kenaikan positive rate di kota Bandung dan khususnya di SD Juara Bandung sendiri. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara daring termasuk “Panggung Kabisa”. Kegiatan Panggung Kabisa yang biasanya diadakan setiap hari Rabu di sekolah ini tetap diadakan dengan cara live straming melalui Youtube SD Juara Bandung.

Kegiatan Panggung Kabisa tetap diadakan dengan tujuan agar peserta didik tetap bisa mengekspresikan bakatnya walaupun melalui video. Pesert didik yang ingin menampilkan bakatnya bisa mngirimkan videonya melalui wali  kelas kemudian akan ditampilkan pada saat live streaming. Meskipun Panggung Kabisa diadakan secara Live, namun keseruan dari acara ini tetap ada. Peserta didik di rumah bisa berinteraksi dengan guru dan peserta didik lainnya melalui fasilitas Live Chat yang tersedia. Tidak hanya itu, pemandu acara dalam acara ini yakni Pa Ali dan Bu Deca juga memberikan tebak-tebakan yang membuat peserta didik eggan beranjak dari layar Youtube.

Video yang sudah terkirim ditampilkan semua dengan total durasi sekitar 40 menit. Namun saking asiknya live streaming, tak terasa kegiatan panggung kabisa ini berjalan hampir 60 menit. Akhirnya kegiatan Panggung Kabisa secara live streaming ini bisa dinikmati tidak hanya oleh peserta didik SD Juara Bandung, tapi juga oleh netizen secara luas.





Selasa, 15 Juni 2021

“Aku Berani Tampil di SD Juara Bandung”

“Aku Berani Tampil di SD Juara Bandung”


Kreativitas adalah hal yang pasti dimiliki oleh setiap manusia. Kreativitas akan semakin terlihat dan melahirkan sebuah bakat apabila diasah sejak dini. Kreativitas memiliki banyak bidang yang bisa dilatih diantaranya seni rupa, musik, dan juga gambar.

SD Juara Bandung memiliki sebuah program yang didalamnya mencoba menampilkan bakat kreativitas yaitu “Panggung Kabisa”. Program ini menampilkan penampilan anak berupa bernyanyi, mendongeng, menari bahkan membaca puisi. Adapun penampilan kreasi peserta didik dalam membuat sesuatu ditampilkan juga dalam “Ruang Kreasi”. Banyak peserta didik yang menampilkan kemampuannya dalam membuat mainan, masakan, dan kerajinan. 

Program Panggung Kabisa dan Ruang Kreasi keduanya diunggah di kanal Youtube SD Juara Bandung. Jadi penampilan setiap peserta didik yang tampil bisa disaksikan oleh para peserta didik lainnya dan bahkan para penonton selain dari keluarga SD Juara Bandung. 

Dengan adanya kedua program ini diharapkan kreativitas dan rasa percaya diri para peserta didik dapat tetap terlatih walaupun dari rumah. Adanya pandemi ini diharapkan tidak menjadi sebuah halangan bagi guru maupun para peserta didik dalam menuangkan kreativitas yang dimilikinya.

Jumat, 22 November 2019

Selasa, 09 April 2019

Penampilan Panggung Kabisa Kelas 2 SD Juara Bandung

Penampilan Panggung Kabisa Kelas 2 SD Juara Bandung


Pada hari Jumat, 5 April 2019, kelas 2 mendapat giliran tampil di Panggung Kabisa.
Tema yang diangkat adalah "Cegah Banjir, Ayo Sayangi Bumi Ini".

Diceritakan, di sebuah desa, bernama Desa Panyileukan yang masih sangat asri, ada seorang warga, bernama Bapak Fatih yang sedang berjalan-jalan, langkahnya terhenti ketika melihat ketua RW, yang bernama Bapak Sabiq membuang sampah sembarangan. Bapak Fatih pun menegurnya, namun teguran tersebut tidak dihiraukannya.

Selanjutnya, datanglah dua orang penebang kayu ilegal ke desa tersebut. Mereka meminta izin kepada Bapak Sabiq, untuk dapat menebang pohon - pohon yang berada di Desa Panyileukan, dengan memberikan uang sogokan sebesar Rp 120 juta. Bapak Sabiq pun setuju, dan mempersilakan mereka untuk menebang pohon - pohon yang ada di Desa Panyileukan.

Pohon - pohon pun jadi gundul, kemudian datanglah hujan deras disertai petir dan angin yang sangat kencang ke desa tersebut. Akibatnya, desa tersebut terendam banjir dan wargapun harus mengungsi. Beruntunglah, ada tim penyelamat SD Juara, yang menyelamatkan para korban banjir.
Bapak Sabiq pun menyesal atas tindakannya, ia berjanji tidak akan membuang sampah sembarangan dan bekerja sama dengan para penebang ilegal lagi.

Setelah beberapa hari, banjir pun surut. Semua warga kembali ke Desa Panyileukan, Bapak Sabiq dan Bapak Fatih, memimpin warga untuk menanam kembali pohon hijau, dan membersihkan sampah - sampah yang ada di desa.

Penampilan kelas 2 pun di tutup dengan kalimat ajakan untuk menyayangi bumi ini, dan dilanjutkan dengan lagu "Go Green" dari Super 7.






Senin, 01 April 2019

Kelas 4 SD Juara Bandung Menampilkan Drama Muhammad Al Fatih

Kelas 4 SD Juara Bandung Menampilkan Drama Muhammad Al Fatih


Panggung Kabisa adalah sebuah program penampilan siswa antar kelas di SD Juara Bandung. Acara ini sangat ditunggu-tunggu sekaligus membawa ketegangan bagi para siswa yang akan tampil di pekan berikutnya. Seperti yang dialami oleh kelas 4 SD Juara Bandung yang harus merancang sebuah penampilan pada Panggung Kabisa pekan kemarin.

Berawal dari usul seorang siswa bernama Syafiq, ia mengusulkan menampilkan sebuah drama berjudul "Muhammad Al Fatih", Syafiq menguaulkan judul ini karena ia baru saja membaca buku tentang pahlawan islam tersebut. Wah itu drama yang tidak mudah dipentaskan pikir kami pada awalnya. Tetapi, berbekal keyakinan dan bismillah, akhirnya kami memulai persiapan drama berjudul Muhammad Al Fatih.
Di hari awal pekan kami membacakan naskah dan juga membagi peran untuk setiap siswa kelas 4, kami sangat berharap semua siswa kelas 4 ikut berpartisipasi dalam pementasan kami kali ini.

Di hari selanjutnya, kami berbagi tugas untuk pembuatan properti masing-masing pemain hingga properti besar seperti membuat meriam, kapal perang, hingga kubah masjid Hagia Sophia. Hingga akhirnya tiba hari pementasan kami di acara Panggung Kabisa. Walau kami memiliki banyak kekurangan karena hanya sempat berlatih 1 kali, tetapi kami bangga karena semua siswa kelas 4 antusias dalam melakukan pementasan. Alhamdulillah kami sangat senang, dan yang menarik dari pementasan kami adalah properti Meriam yang dibuatkan oleh Essar dan orang tuanya.
Alhamdulillah, kami bisa bekerjasama mempersiapkan hingga menampilkan drama secara bersama-sama, dan yang terpenting terimakasih kepada SD Juara yang telah banyak mendukung pembelajaran kami.

Selasa, 26 Februari 2019

Panggung Kabisa SD Juara Bandung, Implementasi Gerakan Literasi Sekolah

Panggung Kabisa SD Juara Bandung, Implementasi Gerakan Literasi Sekolah


Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang sudah diluncurkan sejak bulan Oktober tahun lalu tetap dikontrol hingga saat ini. Program aku suka membaca kemudian ditingkatkan menjadi aku suka bercerita. Namun tidak sebatas bercerita, anak-anak ditantang untuk bisa memperagakannya didepan peserta didik yang lain.

Panggung kabisa merupakan wadah yang pas untuk bisa memfasilitasi GLS tersebut. Panggung kabisa yang rutin diadakan setiap Jum’at kali ini tidak hanya menampilkan nyanyian, tetapi juga mereka yang akan bercerita apa yang sudah mereka baca. Secara berkelompok mereka berbagi peran, ada yang membacakan cerita ada pula yang memperagakan apa isi cerita tersebut.

Selain itu, anak-anak juga bisa menghubungkan isi cerita dengan sebuah lagu agar mereka juga bisa bernyanyi. Dengan konsep baru panggung kabisa, diharapkan meningkatkan daya tarik membaca anak.






Selasa, 22 Januari 2019

Kelas 2 SD Juara Bandung Menampilkan Kisah Serigala Rakus

Kelas 2 SD Juara Bandung Menampilkan Kisah Serigala Rakus



Setiap minggunya, di SD Juara Bandung diadakan kegiatan Panggung Kabisa. Kegiatan ini memungkinkan peserta didik untuk menampilkan kebolehannya. Pada tahun pelajaran ini, para penampil panggung kabisa dibuatkan jadwal. Kali ini adalah jadwalnya anak anak kelas 2 yang tampil. Mereka menampilkan kisah tentang “Serigala yang Rakus”.

Semua peserta didik kelas 2 tampil dalam Panggung Kabisa minggu ini. Mereka berperan sebagai serigala dan domba. Selain itu 2 anak kelas 2 menjadi narator dan pengisi suaranya. Penampilan kelas 2 kali ini penuh persiapan, mereka memakai topeng serigala dan topeng dombanya. Dengan suara narator yang membacakan kisahnya, para aktor pemeran serigala dan domba pun mulai beraksi. Dalam cerita tersebut, seekor Serigala yang rakus memakan semua anak domba yang ditinggalkan oleh induknya. Namun karena sang Serigala kekenyanyan, dia pun tidur pulas sampai tidak terasa ketika Ibu Domba yang datang untuk menyelamatkan anak anaknya.

Kisah ini diakhiri dengan penyampaian hikmah cerita oleh wali kelas 2, yakni mengajarkan pada kita untuk tidak rakus dan mengambil hak orang lain. Kita harus bisa bersyukur atas apa yang sudah kita dapatkan dan atas apa yang kita punya.



Senin, 05 November 2018

“Ayo Semangat” Gelora Panggung Kabisa anak Kelas 1 SD Juara Bandung

“Ayo Semangat” Gelora Panggung Kabisa anak Kelas 1 SD Juara Bandung

4 anak laki-laki kelas 1 bergaya sebelum tampil
Jum’at (2/11) Semangat anak-anak terlihat di pagi yang cerah ini. Hari yang dinanti natikan oleh mereka akhirnya datang. Panggung kabisa yang sudah ditunggu oleh anak-anak menyajikan berbagai tampilan kreatif dan keberanian peserta didik. Mereka yang sudah mendaftar sejak minggu lalu lega, karena gilirannya tampil akhirnya tiba. Anak Kelas 1 merasakan hal demikian. Sejak 2 minggu lalu mereka sudah mendaftar untuk tampil di panggung kabisa. Namun, karena antrian yang begitu banyak akhirnya penampilan mereka tertunda sampai 2 minggu lamanya.

Kali ini mereka sebanyak 6 anak laki laki kelas 1 dalam 2 sesi tampilan menyanyikan lagu yang sama, yakni “yo yo ayo” yang merupakan lagu dari Asian Games 2018. Sepertinya mereka sudah persiapan dari jauh jauh hari, nyata saja penampilan mereka sangat natural dan mereka pun hapal liriknya. Penampilan yang kedua juga tidak kalah hebohnya, meski hanya 2 orang yang tampil, mereka bersemangat untuk bisa tampil di panggung kabisa.

Selain itu, dalam panggung kabisa kali ini juga dimeriahkan oleh anggota ekskul menari yang menampilkan tari tokecang. Tampak sekali bahwa mereka sudah menguasai tarian tersebut. Mereka mampu menari sesuai dengan musiknya meski belum sempurna. Acara panggung kabisa ini ditutup dengan penampilan anak kelas 2 yang menyanyikan lagu guruku tersayang.



Senin, 22 Oktober 2018

Semarak Deen Assalam dalam Panggung Kabisa SD Juara Bandung

Semarak Deen Assalam dalam Panggung Kabisa SD Juara Bandung

Kepala sekolah bernyanyi bersama anak kelas 2
Jum’at (19/10) Panggung Kabisa kali ini tidak seperti biasanya. Karena jum’at ini banyak sekali yang mendaftar. Dan bisa dikatakan sebagian besar mereka menyanyikan lagu Deen Assalam dari berbagai versi. Kegiatan panggung kabisa merupakan kegiatan pekanan SD Juara Bandung yang bertujuan sebagai sarana penyaluran bakat peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan selama 30 menit yang dimulai pukul 07.30 – 08.00. Panggung Kabisa dilaksanakan di halam sekolah dan dihadiri oleh seluruh peserta didik dan guru.

Kegiatan ini dipandu oleh Pasukan Khusus (Pasus), kali ini yang menjadi MC adalah Rizki kelas 5. Dia membawakan acara demi acara. Salah satu yang menarik adalah penampilan dari kelas 2. Mereka menyanyikan lagu Deen Assalam lengkap dengan terjemahnya. Kepala sekolah pun tak mau kalah, beliau ikut tampil dan bernyanyi bersama anak-anak. Sementara itu, Qonita, peserta didik dari kelas 3 yang bercerita tentang buku yang dia baca mendapat perhatian khusus. Dia sangat terampil menceritakan kembali dengan bahasanya sendiri.

Pengalaman dalam kegiatan panggung kabisa ini bisa memberikan pengaruh kepada seluruh peserta didik. Harapannya sekolah bisa menghadirkan peserta didik yang tangguh dan kreatif. Kegiatan panggung kabisa diakhiri dengan pelepasan 6 atlet SD Juara Bandung yang akan bertanding pencaksilat di ajang JKTC10.

Bapak Kepala Sekolah juga bernyanyi bersama anak kelas 1
Qonita, anak kelas 3 yang pandai bercerita

Senin, 15 Oktober 2018

Penampilan Drama “Kekeringan di Kerajaan Buaya” Oleh Kelas 6 SD Juara Bandung

Penampilan Drama “Kekeringan di Kerajaan Buaya” Oleh Kelas 6 SD Juara Bandung

Seorang anak kelas 6 sedang mempraktikkan gaya buaya merayap
um’at (12/10) tidak seperti biasanya, dalam panggung kabisa kali ini ada hal yang istimewa. Pasalnya, bukan hanya yang bernyanyi yang tampil dalam panggung kabisa. Kali ini ada yang beda dari kelas 6. Mereka menampilkan drama sekaligus peragaanya. Sejumlah anak laki-laki kelas 6 tampil dalam panggung kabisa. Ada yang membacakan cerita, ada juga yang memperagakan ceritanya.

Mereka menampilkan sebuah cerita “Kekeringan di Kerajaan Buaya”. Dalam cerita ini dikisahkan tentang Raja yang bijaksana mengatasi masalah kekeringan yang ada di negerinya. Anak-anak menampilkan cerita ini adalah sebagai implementasi dari program Gerakan Literasi Sekolah yang sudah digulirkan bulan lalu.

Sebelumnya, anak-anak sudah membaca cerita tersebut baik di rumah maupun di sekolah. Selanjutnya mereka memilih cerita terbaik yang akan dibagikan kepada peserta didik lainnya. Tak disangka, anak-anak tidak hanya membacakan cerita, namun ada juga yang memperagakan cerita tersebut. Program panggung kabisa sendiri diadakan dengan tujuan sebagai ajang unjuk gigi para peserta didik.

Jumat, 09 Februari 2018

Panggung Kabisa Februari 2018

Panggung Kabisa Februari 2018

Dzikri dan Fakhri Kelas 6

Panggung kabisa bulan ini menampilkan pemain lama kelas 6 dan beberap pemain baru dari kelas 5 dan 2.

Maftuh, Zaidan dan Ilham kelas 6

Yuki, Nazra, Jauza dan Alva kelas 2

Reva spesial performance

Idzarudin kelas 6

Idzharudin One Man Show

Reva kelas 5
Klik Disini untuk kembali ke halaman depan Mading