Tampilkan postingan dengan label Tahfidz. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahfidz. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Oktober 2023

TILAWAH TAHFIDZ QURAN UNTUK MENINGKATKAN RELIGIUS ANAK JUARA

TILAWAH TAHFIDZ QURAN UNTUK MENINGKATKAN RELIGIUS ANAK JUARA

Oleh : Siti Rokhmawati, S.Pd

Selain fokus untuk meningkatkan kualitas akademik dan akhlak para siwanya, SD Juara Bandung juga memiliki tujuan untuk mendidik anak Indonesia agar menjadi anak yang religius. Salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut adalah diadakannya kegiatan TiTiQ (Tilawah Tahfidz Al Quran) dari kelas 1 sampai dengan kelas 6.

Target untuk kelas 1 adalah menyelesaikan tilawah jilid 3 dan tahfidz juz 30 surat An Naas sampai dengan At Takasur. Namun, alhamdulillaah biidznillaah pada pertengahan bulan September 2023 (belum sampai tengah semester 1) Ziel, Nahda, dan Nara mampu menyelesaikan tilawah jilid 1 dan menjadi dua orang pertama dari kelas 1B yang dinyatakan lulus untuk melanjutkan tilawah jilid 2. Baarakallaahu Fiikum.

Semoga menjadi motivasi untuk teman-teman yang lain, semoga Allah jaga semangat anak-anak Juara dalam mempelajari, menghafal, dan menjaga Al Quran. Aamiin Yaa Rabbal’aalamiin.








Sabtu, 24 Juni 2023

PAWIDYA Angkatan 14 dan Haflah Qur'an Juz 30 SD Juara Bandung

PAWIDYA Angkatan 14 dan Haflah Qur'an Juz 30 SD Juara Bandung


Bandung, 22 Juni 2023

Assalamu'alaikum wr. wb. 
Alhamdulillah kegiatan PAWIDYA Angkatan 14 dan Haflah Qur'an Juz 30 telah terlaksana dengan lancar atas izin Allah SWT dan do'a ayah bunda sekalian. Acara kali ini diikutin oleh siswa-siswi kelas 6 tahun ajaran 2022/2023 beserta para orang tua. Kegiatan ini bertempat di Balai Sartika Convention Hall (BIKASOGA)  dengan tujuan acara pelepasan dan kelulusan anak kelas 6 SD JUARA Bandung serta tanda telah hafal juz 30. Acara dimulai dengan sambutan, dilanjutkan dengan anak-anak membacakan surat-surat yang ada di juz 30, kemudian diakhir ada penyematan jubah dan medali sebagai tanda kelulusan dari kami SD JUARA Bandung. Alhamdulillah wa syukurillah kegiatan kali ini telah selesai berkat dukungan anak-anak, ayah bunda, serta ibu bapak guru selaku panitia kegiatan hari ini. Barakallah fiikum untuk anak-anak tersayang, semoga Allah selalu menyertai dan memberikan kalian jalan terbaik, aamiin.
Wassalamu'alaikum wr.wb.






Selasa, 18 April 2023

Haflah Qur’an SD Juara Bandung

Haflah Qur’an SD Juara Bandung


Al-Qur'an merupakan Mukzizat terbesar yang diberikan Allah pada Nabi Muhammad s.a.w dan umatnya, Al-Qur'an juga merupakan pedoman hidup yang  dapat membimbing dan mengantarkan  manusia pada kehidupan yang gemilang  dengan kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat.
Oleh karena itu mampu berinteraksi dengan Al-Quran baik membaca, menghapal dan mengamalkan merupakan anugerah terbaik yang Allah berikan kepada siapa saja yang dikehendakiaNya. 

menghapal Al-Qur'an adalah cita-cita mulai dari seorang mu' min karena dengan menghapal Al-Quran maka ia akan berusaha menggunakan banyak waktunya untuk selalu berintetaksi dengan Al-Qur'an.

SD Juara  Bandung adalah  sekolah  yang  salah satu programnya adalah menjamin para lulusannya agar senantiasa dekat dengan Al-Qur'an, dengan meberikan Pembelajaran Al- Qur'an melalui TITIQ ( Tilawah, Tahfidz Qur'an ) melaui program ini anak -anak didik di SD Juara diajar dan dididik untuk mampu membaca dan menghapal Al-Qur'an dengan Tartil.
Pada tanggal 13 April 2023 bertepatan dengan tanggal 22 Ramadhan 1444 H SD Juara Bandung berhasil mewisuda para penghafal Al-Qur’an dalam acara HAFLAH QUR'AN sebanyak 17  Anak yang sudah hapal Juz 30 dan 2 orang yang Sudah mampu menghapal Juz 28.
Acara Haflah Qur'an ini merupakan rangkaian dari Pesantren Ramadhan SD Juara Bandung. 

Bisa mengikuti Haflah Al-Quran suatu prestasi yang membanggakan bagi anak-anak dan keluarganya karena tidak mudah untuk bisa mengikuti haflah ini  memereka harus melaui  seleksi terlebih dahulu   dilaksanakan pada  tanggal 27 Maret-10  April 2023.

Peserta yang mengikuti seleksi ada 45 Orang dimulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 5.
Alhamdulillah yang berhasil lulus mengikuti Ujian ada 19 orang dan yang "Luar Biasanya"  dari kesembilan belas peserta itu ada 3 orang peserta yang masih duduk di kelas satu.
Barakallah untuk anak-anak yang Lulus mengikuti Haflah Al-Qur'an SD Juara Bandung semoga kalian menjadi Ahlullaah, Keluarga Allah yang senantiasa mendapat kemuliaan baik di dunia maupun di akhirat menjadi tabungan amal, dan penolong pemberi syafaat bagi kedua Orangtuanya. Aamiin

























Selasa, 01 Maret 2022

Kegitan Titiq di kelas 6

Kegitan Titiq di kelas 6



Anak-anak kelas 6 SD Juara akan mengadakan haflah di Semester 2 nanti. Persiapan dilakukan di semester 1 dengan di awali rekap tilawah ummi lalu cek setoran hafalan anak-anak kelas 6.

Selama pandemi yang berkisar kurang lebih 2 tahun, Anak-anak sempat terhenti bertemu guru titiq selama 1 tahun lebih.

Ternyata selama itu anak-anak perkembangan hafalan dan tilawah nya tidak bertambah dengan signifikan seperti saat sebelum pandemi.

Untuk melakukan langkah-langkah pencapaian target kelas 6 dimulai dengan adanya pertemuan titiq pekanan setiap jum'at. Seluruh siswa kelas 6 hadir ke sekolah tentunya dengan menjaga PROKES.

Selama titiq anak-anak dibimbing oleh 5 guru dan tempat yang berbeda, untuk mengurangi potensi kerumunan saat belajar titiq.

Setelah berjalan 2 bulan titiq pekanan, ada beberapa anak dalam tilawah nya ternyata masih ummi 6, karena target di kelas 6 sudah masuk al-qur'an maka diadakanlah penambahan jam remedial untuk yang belum masuk al-qur'an.

Sebenarnya selama PTM berlangsung anak-anak yang PTM mengadakan pembiasaan titiq di kelas 45-60 menit maksimal, khusus kelas 6 oleh wali kelas dan bagi yang ummi 6 pembelajaran dibimbing oleh guru titiq khusus.

Saat titiq pekanan dilakukan pengetesan juz 30 dari surat an nas sampai an naba, ada beberapa siswa yang sudah hafal.
Dan bagi yang telah hafal juz 30 boleh melakukan muroja'ah di rumah dan menambah hafalan ke juz 29.

Program sekolah diantaranya pembiasaan TITIQ ini diperlukan kerjasama yang baik antara orangtua dirumah, siswa yang senantiasa semangat dalam membaca dan menghafal al-qur'an, juga tim guru TITIQ di sekolah, sehingga tercapailah cita-cita sekolah untuk mewujudkan target-target nya diantara nya hafal minimal juz 30.

Ada diantara siswa kelas 6 bernama Qonita, dari segi hafalan nya sudah hafal juz 30 dan masih dalam program Al Qur'an dalam titiqnya, ternyata sudah mencapai juara 3 lomba hafalan dan tilawah Qur'an tingkat jawabarat, dan Qonita adalah salah satu siswa termuda, karena peserta lainnya adalah siswa SMP dan SMA. Setelah di telaah sepertinya titiq yang kita lakukan dengan metode ummi memiliki kelebihan dari nada dan langgam yang tidak kalah bersaing dengan metode lainnya.

Sebelum haflah diadakan, anak-anak kelas 6 akan diberikan uji publik oleh tim guru yang di tunjuk untuk menguji kemampuan tilawah dan hafalan anak, sehingga diketahui kemampuan akhir sebelum uji publik.

Semoga pandemi ini cepat berlalu, ketidakefektifan pembelajaran dan waktu selama tidak hadir nya siswa kesekolah memang membuat target kurang maksimal diantaranya pencapaian titiq.

Mudah-mudahan tercipta suasana yang menyenangkan dalam tilawah dan menghafal Al-Qur'an juga yang penting lainnya adalah motivasi yang tinggi bagi orangtua, siswa dan guru untuk mewujudkan cita-cita bersama, karena tanpa motivasi tinggi semua yang dilakukan akan terasa berat. Waktu tak terasa kita berharap semua dapat menyelesaikan dengan tuntas. Aamiin ya rabbal 'alamin.







14:42

Senin, 16 Agustus 2021

Selesai Satu Jilid UMMI Dalam 10 hari? Bisa!

Selesai Satu Jilid UMMI Dalam 10 hari? Bisa!


Hari Jumat kemarin menjadi hari Jumat yang istimewa untuk salah satu kelompok Pembelajaran UMMI di SD Juara Bandung. 2 orang peserta didik dalam kelompok tersebut naik ke UMMI jilid 2. Apa istimewanya?
Tentu saja istimewa, karena kedua orang peserta didik tersebut menyelesaikan UMMI jilid 1nya hanya dalam waktu 10 pertemuan. 

Ya, kedua peserta didik tersebut bernama Auni Maritza Kinanti dan Nabil Mumtaz Mahasin. Keduanya merupakan anak baru di kelas 2B.
 
Sebagai anak baru, sesuai aturan di SD Juara Bandung, dalam pembelajaran Alquran mereka harus masuk ke level 1 terlebih dahulu, karena mereka memang belum mengenal metode UMMI.

Sama seperti anak-anak baru lainnya, mereka dikenalkan terlebih dahulu dengan cara membaca dalam metode UMMI yaitu pendek-cepat. Bagi sebagian anak, cara membaca pendek-cepat memerlukan banyak sekali latihan. Mudah mengingat dan menghafal huruf, tetapi ketika harus membacanya dengan cara yang pendek-cepat, terkadang sulit untuk anak-anak. 
Tetapi bagi Auni, hal itu sama sekali tidak menjadi halangan. Di awal pertemuan, Auni sudah bisa langsung mengkuti irama baca pendek-cepat yang dikenalkan. Makharijul hurufnya pun bagus sekali. Dalam satu kali pertemuan, Auni bisa langsung membaca 10 halaman dengan mendapatkan nilai A.  

Berbeda dengan Nabil. Di awal Nabil terlihat agak kesulitan untuk mengikuti irama pendek-cepat yang dikenalkan. Metode pembelajaran Alquran sebelumnya yang Nabil gunakan memang tidak mengharuskan membaca dengan pendek dan cepat. Tetapi kemudian, bimbingan dari orang tua di rumah, khususnya ayahnya, menjadikan Nabil bisa mengikuti irama pendek-cepat yang diharuskan, dan kemudian bisa mengikuti ujian kenaikan level UMMI di hari yang sama dengan Auni.  
Selamat untuk Auni dan Nabil. Baarakallaah....
Selamat naik ke UMMI 2...

Semoga bisa menyelesaikan tingkatan UMMI berikutnya dengan baik dan bisa membaca Alquran dengan tartil. 
Aamiiin....

Kamis, 12 Agustus 2021

Ujian Kenaikan UMMI di SD Juara Bandung

Ujian Kenaikan UMMI di SD Juara Bandung


Ø®َÙŠْرُÙƒُÙ…ْ Ù…َÙ†ْ تَعَÙ„َّÙ…َ اْلقُرْآنَ ÙˆَعَÙ„َّÙ…َÙ‡ُ
Sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya ( HR. Bukhari )
Sebaik-baik manusia adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya, menurut keteranagan ini orang yang terbaik adalah orang yang senantiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an baik ia seorang Pelajar atau pengajar Al-Qur’an ia telah memposisikan sebagai orang yang terbaik.
Suatu kebanggan bagi kita apabila anak-anak keturunan kita adalah ahli Qur’an, mau apapun profesi mereka baik jadi Pejabat, pengusaha, professional atau yang lainnya Al-Qur’an  ia jadikan pedoman hidup yang senantiasa mengarahkan  kehidupannya sehingga dunia ini tidak bisa menggelincirkannya dari kehidupan yang haqiqi. Sehingga dimana pun berada seorang yang ahli Qur’an akan senantiasa menebarkan kebaikan pada  lingkungannya dengan memberikan manfaat kepada orang lain.

Alhamdulillaah SD Juara merupakan salah satu sekolah yang memiliki kepedulian untuk menjadikan anak-anak didiknya menjadi sebaik-baik generasi dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pembelajaran yang mendapatkan perhatian lebih.

Alhamdulillaah hari ini ada beberapa anak pada pembelajaran Al-qur’an atau  yang dikenal dengan istilah TITIQ ( Tilawah Tahfidz Qur’an) setelah mengikuti ujian kenaikan jilid, yang dilakukan melalui video call,  berhasil naik jilid yaitu dari jilid 5 ke jilid 6,  dari jilid 4 ke jilid 5, dan ada juga yang dari jilid 6 lulus bisa membaca  Al-Qur’an sehingga pembelajaran Al-Qur’annya ia tidak menggunakan UMMI lagi tapi membaca Al-Qur’an.

Alhamdulillaah di awal semester ini mereka anak-anak yang pertama mengikuti ujian di semester ganjil ini, berarti mereka adalah anak-anak yang ketika liburan sekolah kemarin  senantiasa giat belajar salah satunya adalah magrib mengaji yag merupakan program SD Juara Bersama orang tua, untuk membiasakan anak-anak Magrib mengaji di rumah Bersama orang tuanya.

Magrib mengaji ini tidak tebatas ketika ank sekolah saja tetapi ketika sedang liburan pun anak-anak tetap melaksanakan program ini.

Jazakumullah khoir, Beribu terima kasih kami kepada Ayah-Bunda, orang tua  SD Juara Bandung yang senantiasa bekerjasama dengan kami untuk mendampingi anak-anaknya belajar di rumah.
Semoga  perjuangan Ayah-Bunda orang tua SD Juara  membuahkan hasil di masa yang akan datang untuk  menjadikan anak-anaknya menjadi generasi terbaik yang bisa memberikan manfaat kepada lingkungan sekitarnya terlebih lagi pada kedua Orang tuanya aamiin.

Mereka anak- anak yang hebat ini adalah:
1. FAVIAN FADILLAH HIDAYAT  kelas lima naik dari Jilid 6 ke Al-Qur’an.
2. ABDULLAH AZZAM  Kelas lima naik dari Jilid 5 ke jilid 6
3. AHMAD SAIFUL ISLAM Kelas lima naik dari jilid 5 ke jilid 6
4. HANINDYA SYIFA PUTRI ESTRALEGA Kelas dua naik dari jilid 4 ke jilid 5
5. ABDURRAHMAN NABHAN SHAAIB Kelas dua naik dari jilid 4 ke jilid 5

Barakallah Ananda semuanya semoga kalian  tambah semangat ya ! dalam belajar Qur’an dan pelajaran-pelajaran lainnya dan semoga kalian  menjadi anak-anak shalih-shalihah. Dan senantiasa ada dalam keberkahan dan kesuksesan aamiin.


Jumat, 28 Mei 2021

Kelas 1 SD Juara Mampu Membaca Al-Qur’an dengan Tartil

Kelas 1 SD Juara Mampu Membaca Al-Qur’an dengan Tartil


Membaca Al-Qur’an adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seorang Muslim, tetapi masih banyak orang yang beragama islam belum mampu untuk membaca Al-Qur’an dengan tartil. Beruntunglah orang-orang yang memiliki kesempatan untuk belajar Al-Qur’an dan mempergunakan kesempatannya dengan baik. Apa lagi bagi mereka yang telah mampu membaca Al-qur’an dengan baik sedari dini atau pada usia anak-anak sehingga mereka bisa memiliki kesempatan untuk memperdalam ilmu-ilmu Al-Qur’an tingkat lanjutan setelah mampu membacanya dengan Tartil.

Dengan keberkahan Al-Qur’an semoga setelah mampu membaca dan menghapalnya dengan baik Allah subhanahu waata’ala akan memberikan kemudahan untuk memperdalam ilmu-ilmu lain. Karena sejarah telah membuktikan banyak para ilmuwan muslim yang mampu menguasai ilmu pengetahuan serta  keilmuannya diakui oleh dunia berawal dari keseriusan mereka berinteraksi dengan Al-Qur’an. Kita kenal Imam Syafii seorang ulama besar seorang mujtahid mutlaq beliau telah hafal Al-Qur’an diusia tujuh tahun, Imam Aththabari hafal usia 7 tahun, Ibnu Qudamah hafal usia 10 Tahun, Ibnu Hajar Al-Atsqolani hafal usia 9 Tahun.

Dalam kalangan Ilmuwan Muslim kita kenal Ibnu Sina seorang ahli filsafat dan Imu kedokteran bahkan disebut Bapa Kedokteran Dunia hafal usia 10 Tahun. Ibnu Khaldun seorang historiografi dan sejarawan Muslim Arab abad ke-14.  hafal Qur’an usia 7 tahun dan Al Biruni seorang ilmuwan yang terkenal sebagai guru segala ilmu  hafal Qur’an pada usia 15 tahun.  Di kalangan pemimpin muslim kita kenal nama Umar Bin Abdul Azis dan Muhammad Al Fatih telah hafal alquran dalam usai kecil sebelum balig serta masih banyak lagi ilmuwan-ilmuwan lain yang tidak bisa disebutkan disini.

Memahami hal tersebut maka pembelajaran Al-Qur’an di SD juara merupakan Program unggulan yang menjadi khas dari SD Juara Bandung.

Alhamdulillaah saat ini bertambah lagi siswa SD Juara  yang sudah lulus mampu  membaca al-Qur’an, yang paling menggembirakan dan membanggakan terkhusus kedua orang tuanya, karena mereka masih duduk di kelas satu dan mereka pun sudah mampu menghapal juz 30  mereka adalah :  
1. HAZEM SHAFIEQ MUSTOFA
2. SHASMIRA LATISHA RAHMAN
3. RD.M.ISMAIL ATALLAH ALAMSYAH

Barakallah untuk Ananda semuanya semoga kalian senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah subhanahu wata’ala dan dijadikan anak-anak yang mampu menghapal, memahami serta bisa mengamalkan Al-Qur’an sehingga menjadikan kalian sebagai anak -anak yang senantiasa berbakti kepada orang tua, agama bangsa dan negara, terima kasih kalian sudah mampu memberikan kado buat kami dan orang tua kalian. Semoga  Allah senantiasa memberikan bimbingan taufik dan hidayahNya sehingga kalian dapat mencapai apa yang menjadi cita-cita kalian. Aamiin


Senin, 03 Mei 2021

Uji Publik dan Wisuda Tahfidz Juz 30 SD Juara Bandung

Uji Publik dan Wisuda Tahfidz Juz 30 SD Juara Bandung


Alhamdulillah pada hari Jum'at (30/4) lalu telah diselenggarakan Haflah Quran Juz 30 dan Uji Publik untuk kelas 6, SD Juara Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh 28 siswa kelas 6 SD Juara Bandung.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh mc, dilanjutkan dengan tasmi surat Al Kahfi 1-10, oleh salah satu siswa akselerasi dengan hafalan 4 juz, yaitu M. Royyan Ilyas. Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan oleh kepala sekolah, Bapak Tito Suhendar, M.Pd. Dalam hal ini, Pak Tito merasa bangga atas pencapaian anak-anak kelas 6, yang sudah mencapai target tilawah Quran, dan memiliki hafalan minimal juz 30. Apalagi dari 28 siswa tersebut, 6 siswa ada yang sudah memiliki tambahan hafalan juz 29, juz 28, juz 27, juz 26 dan juz 1
Setelah sambutan, seluruh anak-anak kelas 6, tasmi Qur'an juz 30 secara bergantian, diawali dari surat An Naba hingga An Naas. 
Kemudian anak-anak akselerasi tasmi surat yang ada di juz 29, juz 28, juz 27, juz 26, dan juz 1.
Setelah kegiatan tasmi selesai, seluruh anak-anak kelas 6, mendapatkan pertanyaan sambung ayat dari kepala sekolah dan guru penguji. Kegiatan ini diakhiri dengan membaca do'a khatam Qur'an bersama-sama.

Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi sungkeman, anak-anak dan orangtua saling meminta maaf dan memaafkan satu sama lain, yang dilanjutkan dengan pemberian mahkota dari anak-anak ke orangtua, sebagai do'a semoga di akhirat kelak, mereka bisa memberikan mahkota kemuliaan kepada kedua orangtuanya.
Setelah itu anak-anak akselerasi satu persatu diberikan sertifikat dan Al Quran oleh kepala sekolah dan koordinator TTQ SD Juara Bandung.

Acara Haflah Quran dan Uji Publik ini, ditutup dengan do'a oleh Pa Sarip Hidayat, S.Pd.I.










Kamis, 29 April 2021

SD Juara Bandung Gelar Haflah Alquran untuk kelas 1-5

SD Juara Bandung Gelar Haflah Alquran untuk kelas 1-5


Hari ini, Kamis, 29 April 2021, bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan 1442 H. SD Juara Bandung menyelenggarakan Haflah Alquran Juz 30.

Haflah hari ini khusus untuk kelas 1 sampai 5.

Dengan venue zoom meeting, haflah ini terbagi di masing-masing kelas.

Agenda yang direncanakan sama, yaitu pembukaan dari wali kelas, pembacaan Alquran sesuai target kelasnya, pembacaan Alquran dari peserta didik yang masuk kelas akselerasi, sharing dari salah satu orang tua dan diakhiri penutup. 

Ada nuansa yang berbeda hari ini. Entah karena memang cuaca Panyileukan yang mendung, entah karena agenda haflah ini. Yang pasti ada rasa tak biasa menjalar ketika mendengar anak-anak membacakan hafalannya. Ada yang mendesak keluar di ujung mata, mendengar lantunan hafalan anak-anak. Padahal suara anak-anak banyak yang tidak jelas, berlompatan, berlarian, bahkan mungkin berkejar-kejaran dengan suara teman lainnya. Tapi semuanya terasa indah.

Setelah itu ada orang tua yang berbagi. Ya, berbagi tips hafalan anaknya. Ada banyak hal indah yang kemudian dibagi.
 
Berkomitmen dengan waktu, memberi hadiah jika mood anak-anak menghafal sedang turun, adalah tips yang dibagikan Bunda Hazeem dan Mami Tisha di kelas 1A. Memastikan anak-anak hafal surat Alfatihah dari orang tuanya, menjadi tambahan dari Bunda Hazeem. 

Sementara Bunda Eren di kelas 1B menyampaikan bagaimana beliau harus mengulang-ulang hafalan untuk putrinya agar bisa cepat diserap. Tiga kali, itu paling sedikit, lho...!

Di kelas 2 ada Bunda Qisthy yang berbagi, memastikan kemampuan baca tulis ada di tangan orang tua juga bersinergi dengan suami dan meminta doanya, itu juga menjadi kunci utama dalam mendidik anak. MaasyaaAllaah... Yang dari tadi berdesakan ingin keluar, akhirnya meluncur juga di pipi.

Kemudian ada Ummi Shafa yang berbagi di kelas 3. Berterima-kasih kepada sekolah yang telah membimbing putrinya, menjadi hal pertama yang beliau sampaikan. Dan hafalan satu hari satu ayat yang dilakukan Shafa, menjadi tips jitu yang dibagi. Saat ini, selain juz 30 Shafa sudah menyelesaikan hafalan juz 29 juga.

Di kelas 4 ada Ambu Sasi yang berbagi. Mengajak anak hafalan, bukan menyuruh, menjadi tips pertama dari beliau. Kemudian memperbaiki bacaan sebelum menghafal dan murojaah sambung ayat, agar anak tidak bosan, jadi andalan hafalan Sasi yang bagus.

Terakhir, di kelas 5. Ada Abinya Azzam yang berbagi. Magrib mengaji yang rutin dilakukan, juga talaqi Azzam ke Umminya menjadi kunci hafalan Azzam saat ini yang sudah sampai juz 28. 

MaasyaaAllah... Indahnya berbagi. Sedikit, tapi mendalam.
 
Setelah orang tua terpilih selesai berbagi tips hafalan putra-putrinya, acara pun kemudian ditutup oleh wali kelas masing-masing.










Selasa, 20 April 2021

Kelas 5 Melaksanakan Murojaah Juz 30 Berkelompok

Kelas 5 Melaksanakan Murojaah Juz 30 Berkelompok



SD Juara Bandung memiliki target minimal hafalan untuk siswa kelas 6. Target minimalnya adalah Juz 30. Di kelas 6, anak-anak akan diuji hafalannya, melalui kegiatan Uji Publik Hafalan Juz 30.

Saat ini, anak-anak kelas 5 sudah memasuki pertengahan semester 2, artinya tinggal setengah semester lagi menuju kelas 6. Agar nanti kegiatan Uji Publik hafalan Juz 30 lancar, maka sejak sekarang, anak-anak dikelompokkan untuk memuroja'ah hafalan Juz 30nya, 1 halaman setiap setelah sholat Maghrib, setiap hari. Di setiap kelompoknya, terdapat penanggung jawab kelompok, yang bertugas untuk video call teman-teman anggota kelompoknya, screen shoot saat muroja'ah, dan melaporkan kehadiran anggota kelompoknya di group kelas 5.

Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar. Semoga dengan adanya kegiatan muroja'ah Juz 30 secara berkelompok ini, anak-anak memiliki hafalan Juz 30 yang mutqin & siap untuk Uji Publik nanti.

Kamis, 07 Februari 2019

13 Anak Kelas 4 SD Juara Bandung Kini Sudah Memasuki Jenjang Al Qur'an.

13 Anak Kelas 4 SD Juara Bandung Kini Sudah Memasuki Jenjang Al Qur'an.


Alhamdulillaah awal Pebruari ini di kelas empat  telah bertambah lagi anak-anak yang sudah mampu membaca Al-Qur’an yaitu Keisha Annisa Aholihah dan Rahma Nafisha Zahida Ihsan , yang sebelumnya berjumlah  sembilan  putri  dan dua  orang siswa,  sekarang menjadi  11  putri dan masih tetap dua orang putra  Mudah-mudahan dengan bertambahnya siswa kelas empat  yang pembelajaran tilawah atau membaca Al-Qur’an nya sudah tuntas, dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi di kelas  untuk secepatnya menuntaskan pembelajaran tilawah Al-Qur’an mereka. Serta mampu memacu para orang tua siswa SD Juara untuk memantau peningkatan kemampuan mereka khususnya dalam membaca Al-Qur’an, karena pembelajaran di sekolah tidak akan ada apa-apanya tanpa pemantauan dan bimbingan serta kerja sama orang tua di rumah.

Jika pembelajaran tilawah Al-Qur’annya sudah tuntas tinggal melanjutka ke level berikutnya yaitu Tahfidzul Qur’an atau meningkatkan kualitas dan kuantitas hafalannya. Semoga saja semua siswa kelas empat mampu menguasai hapalan  juz 30 secepatnya tanpa menunggu mereka harus duduk di kelas berikutnya terlebih dadulu aamiin.

Inilah gambar anak-anak juara yang sudah sampai pada jilid Al-Qur’an, ketika gambar ini di ambil berjumlah 12 orang karena salah satu siswi yaitu ananda Raisya sedang dirawat di rumah sakit terkena DBD semoga Allah S.W.T  secepatnya memberikan kesembuhan untuk ananda Raisya.
Keisha Annisa Sholihah Bisa Baca Al-Qur’an

Keisha Annisa Sholihah Bisa Baca Al-Qur’an

Keisha (tengah) bersama teman-temannya yang sedang ujian kenaikan Al-Qur'an
Dengan percaya diri Keisha menghubungi  Pa Sarip untuk tes kenaikan jilid Ummi. Keisha  sudah jilid Enam ia ingin segera naik ke Al-Qur’an. “ Pa hari ini boleh ujian ?” itu kata yang terucap dari mulutnya yang mungil. Karena salah satu syarat kenaikan jilid, yang berlaku di SD Juara Bandung harus melalui tes  setelah di rekomendasikan oleh guru Pembimbing TTQ nya.

Pada awal tes  Keisha  agak sedikit grogi tampak pada suaranya yang sedikit gemetar ketika membaca bait-bait Al-Qur’an di buku UMMi yang menjadi pegangannya, wajahnya pun tampak penuh harap dan cemas, ia berharap kalau hari ini ia lulus ujian UMMi dan langsung diperbolehkan bergabung dengan teman-temannya yang sudah ada di kelompok Al-Qur’an. Tapi ada sedikit tampak kecemasan pada raut mukanya yang imut kalau-kalau  tidak lulus ujiannya, karena ada beberapa bacaannya yang menurut penilaian penguji masih kurang tepat.

Benar saja ia harus kecewa karena ujiannya ga lulus dan ia harus mengulang dan berlatih kembali untuk memperbaiki bacaannya yang masih kurang tepat. Ia diminta untuk kembali esok hari untuk tes selanjutnya.
Ini hari kedua kalinya Keisha  ujian ummi, kali ini tampak tenang tidak seperti hari kemarin karena mungkin punya gambaran bagaimana proses ujian UMMI jiid Enam itu dan sudah diberi tahu hari sebelumnya bahwa ia harus memperbaiki bacaan- bacaan yang dianggap kurang tepat.
Ketika membaca bait-bait Al-Qur’an di buku peganngannnya ia tidak gemetar lagi seperti hari sebelummya, ia bisa membaca sesuai dengan bacaan yang seharusnya dan di wajahnya sedikit tampak harapan bahwa hari ini akan naik jilid ke Al- Qur’an.

“Alhamdulillaaaah”  pekiknya ketika tahu  ujiannya  umminya berhasil lulus dan mulai besok ia sudah boleh mengembalikan buku UMMI dan menggantinya dengan Al-Qur’an tampak kegiranggan dalam raut mukanya yang penuh senyum dan bangga. Barakallah ya Keisha  semoga jadi anak yang sholehah dan selalu rajin membaca Al-Qur’an.