Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Sekolah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Desember 2023

Pembiasaan di pagi hari sebelum memulai pembelajaraan

Pembiasaan di pagi hari sebelum memulai pembelajaraan



SD Juara Bandung memiliki beberapa kegiatan pembiasaan setiap pagi hari sebelum memulai pembelajaran di kelas, khususnya pada hari Selasa-Kamis adalah membiasakan anak-anak latihan berbaris rapi didepan kelas masing-masing dan cek kebersihan anak-anak termasuk kebersihan kuku, gigi, telinga, dan rambut.

Alhamdulillaah, pada umumnya kuku, gigi, telinga, dan rambut anak-anak 1B sudah bersih. 

Kebersihan diri menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Menjaga kebersihan diri adalah langkah awal memelihara kesehatan. 

Sebagaimana pepatah “Di Dalam Tubuh yang Sehat Terdapat Jiwa yang Kuat”

Selain itu, dengan tubuh yang bersih dan sehat akan menjadi salah satu faktor pendukung dalam mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman sehingga dapat mencapai tujuan belajar yang diharapkan.











Fun with Math

Fun with Math


Pada hari Senin, siswa-siswi kelas 1B belajar Matematika teori penjumlahan dengan menggunakan media/bantuan benda konkret yaitu batu. Kegiatan ini dilakukan siswa-siswi secara berpasangan. Sebelumnya para siswa diberikan kartu misteri yang berisi soal penjumlahan dan masing-masing pasangan (kelompok) mendapatkan 10 batu. 

Seru sekali! Siswa-siswi memecahkan kartu-kartu misteri tersebut dengan antusias dan saling bekerjasama.

Sebagaimana yang diuraikan oleh salah satu ahli teori perkembangan kognitif anak, Piaget mengelompokkan anak usia 7-11 tahun berada pada tahap operasional konkret. Anak pada rentang usia tersebut masih membutuhkan bantuan benda konkret dalam memahami sesuatu, termasuk dalam hal ini mempelajari penjumlahan pada pelajaran Matematika. Oleh karena itu, menggunakan bantuan batu sangat memudahkan siswa-siswi kelas 1B memahami apa yang sedang dipelajari hari Senin yang lalu. Selain merangsang dan meningkatkan kemampuan matematis siswa metode ini juga merangsang dan menstimulus indera peraba (taktil) mereka.

Kegiatan ini juga menstimulus para siswa untuk saling bekerjasama dan saling menghargai pendapat anggota kelompoknya










Rabu, 29 November 2023

Menjaga Kebersihan Diri dan Meningkatkan Kreativitas Anak

Menjaga Kebersihan Diri dan Meningkatkan Kreativitas Anak


Pada Pembelajaran Basa Sunda dan Lingkungan, siswa kelas 1 juga diajarkan untuk menjaga kebersihan diri. Kebersihan diri merupakan langkah awal mewujudkan pola hidup sehat. Konsep perilaku hidup bersih dan sehat yang diterapkan di sekolah akan menjadi sebuah pembiasaan dan memberikan pehamaham kepada anak-anak yang ke depannya akan berdampak baik untuk dirinya dan lingkungan.

Pada hari Selasa, anak-anak kelas 1A belajar mengenai kebersihan diri salah satunya menjaga kebersihan rambut. Anak-anak diberikan pembelajaran mengenai apa saja permasalahan pada rambut dan kulit kepala, juga cara memberihkan dan merawat rambut. 

Dengan menjaga kebersihan rambut maka anak-anak akan terhindar dari permasalahan seperti kulit kepala gatal, bau tidak sedap, rumbut rontok dan sebagainya yang dapat mengganggu aktivitas belajar anak di sekolah.

Pembelajaran diakhiri dengan membuat kreasi rambut, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan juga melatih motorik halus anak dengan menggunting dan menempel sehingga anak menjadi terlatih dan membantu memudahkan proses menulis. 








Senin, 20 November 2023

Ngamumule Budaya Sunda Lewat Kabaya Sunda

Ngamumule Budaya Sunda Lewat Kabaya Sunda



Kegiatan Kabaya Sunda kembali diadakan di SD Juara Bandung. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kegiatan Kabaya Sunda tahun ini dilaksanakan selama tiga hari dengan dua kegiatan yang berbeda. Kegiatan Kabaya Sunda tahun ini terbagi menjadi dua, yaitu Literasi Budaya Sunda dan Penampilan Kaulinan Budaya Sunda.

Kegiatan Literasi budaya sunda berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 14 dan 15 November 2023. Pada kegiatan literasi ini, anak-anak menampilkan projek literasi yang telah dibuatnya. Ada yang menampilkan hasil makanan khas sunda buatannya sendiri, menyanyikan lagu pupuh di depan orang tua, memperkenalkan parabot yang ada di lingkungan sekitar dengan Bahasa sunda, dan masih banyak kegiatan lainnya.

Namun, yang paling ditunggu-tunggu dari kegiatan Literasi Budaya Sunda di tahun ini adalah bazzar makanan khas sunda. Pada bagian ini, anak-anak bertugas dari membuat hingga menjual makanan khas sunda. Makanan yang dibuat dan dijual beraneka ragam, mulai dari makanan khas sunda yang biasa mereka temui hingga makanan yang belum pernah ditemui sama sekali. Saking antusiasnya, hanya dengan hitungan detik makanan yang dijual ludes habis terjual. Anak-anak pun bergembira menyantap makanan yang dibelinya. 

Terakhir, sampai lah kita pada penghujung acara atau acara puncak dari Kabaya Sunda itu sendiri, yaitu Penampilan Kaulinan Budaya Sunda. Acara dimulai dengan penampilan senin khas sunda seperti kuda lumping, tari merak, jampana, sisingan, hingga pencak silat. Setelah itu, setiap kelas secara bergiliran menampilkan kaulinan budaya sunda yang sudah dilatihnya selama kurang lebih sebulan penuh. Acara pun kemudia ditutup dengan special performance dari guru-guru SD Juara Bandung yang menampilkan nyanyian Bandung karya Yura Yunita. 

Dari opening acara, penonton menonton dengan sangat antusias. Energi positif yang dimiliki oleh penonton pun membuat anak-anak yang akan tampil menjadi lebih semangat. Semangat yang dihasilkan baik dari penonton maupun anak-anak yang tampil membuat acara Kabaya Sunda tahun ini berjalan dengan meriah dan sukses.


















Senin, 02 Oktober 2023

STIMULASI MOTORIK HALUS ANAK DENGAN KOLASE

STIMULASI MOTORIK HALUS ANAK DENGAN KOLASE


Oleh : Siti Rokhmawati, S.Pd.

Pada pembelajaran Seni Budaya hari Rabu, anak-anak kelas 1B bersama Bu Deca dan Bu Rokhma melakukan kegiatan merobek dan menempel kertas sehingga membentuk gambar buah apel yang biasa dikenal dengan kolase. Kolase merupakan karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan potongan bahan-bahan seperti kertas, kain, biji-bijian, kaca, logam, kayu, dan lainnya yang ditempelkan pada permukaan gambar dengan kreativitas serta imajinasi masing-masing anak.

Kegiatan merobek dan menempel ini dilakukan dengan tujuan untuk mengasah/menstimulasi motorik halus anak karena otot-otot jari, koordinasi saraf mata-tangan, dan otak semuanya terlibat. Sehingga kemampuan dalam menulis dan konsentrasi belajar anakpun dapat meningkat.

Banyak sekali pertanyaan dan pernyataan yang kritis dari anak-anak, seperti “Bu, warna kertas lipatnya harus warna apa?”, “aku mau pakai kertas yang pink boleh, Bu?”, “Bu kok warna kertasnya warna-warni? Bukannya apel warnanya merah ya?” dan sebagainya.

Anak-anak kelas 1B menyukai kegiatan ini, terlihat dari semangat dan antusias mereka dan menghasilkan kolase yang bagus dan rapi.








TILAWAH TAHFIDZ QURAN UNTUK MENINGKATKAN RELIGIUS ANAK JUARA

TILAWAH TAHFIDZ QURAN UNTUK MENINGKATKAN RELIGIUS ANAK JUARA

Oleh : Siti Rokhmawati, S.Pd

Selain fokus untuk meningkatkan kualitas akademik dan akhlak para siwanya, SD Juara Bandung juga memiliki tujuan untuk mendidik anak Indonesia agar menjadi anak yang religius. Salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut adalah diadakannya kegiatan TiTiQ (Tilawah Tahfidz Al Quran) dari kelas 1 sampai dengan kelas 6.

Target untuk kelas 1 adalah menyelesaikan tilawah jilid 3 dan tahfidz juz 30 surat An Naas sampai dengan At Takasur. Namun, alhamdulillaah biidznillaah pada pertengahan bulan September 2023 (belum sampai tengah semester 1) Ziel, Nahda, dan Nara mampu menyelesaikan tilawah jilid 1 dan menjadi dua orang pertama dari kelas 1B yang dinyatakan lulus untuk melanjutkan tilawah jilid 2. Baarakallaahu Fiikum.

Semoga menjadi motivasi untuk teman-teman yang lain, semoga Allah jaga semangat anak-anak Juara dalam mempelajari, menghafal, dan menjaga Al Quran. Aamiin Yaa Rabbal’aalamiin.








Kamis, 21 September 2023

Outbound: Bound Our Friendship and Play the game Joyfully and Brave

Outbound: Bound Our Friendship and Play the game Joyfully and Brave


Bermain adalah salah satu kegiatan yang paling menyenangkan bagi setiap peserta didik SD Juara Bandung. Hal ini bisa dilihat ketika jam istirahat sekolah, hampir seluruh peserta didik keluar kelas untuk bermain bersama dengan teman-temannya. Selain itu, sekolah juga mendukung anak-anak dalam bermain, salah satu bentuk dukungannya yaitu, dengan adanya kegiatan outbound yang dilaksanakan setiap tahunnya. Outbound sendiri adalah sebuah program yang biasanya dilakukan di luar ruangan (outdoor) dan dirancang untuk mengembangkan keterampilan interpersonal, kerjasama, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.

Pada semester ini, kegiatan outbound dilaksanakan selama 2 hari yaitu, tanggal 19 September 2023 untuk kelas bawah (kls 1 – 2) dan 20 September 2023 untuk kelas atas (kls 3 - 6). Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini lokasi outbound berada di “Cantigi Camp”. Di sana anak-anak tentunya tidak hanya bermain, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa kegiatan outbound memiliki banyak manfaat untuk perkembangan anak. Dari mulai tantangan fisik, belajar berkebun, menangkap kelinci dan ikan, simulasi menaiki rakit kecil di sungai, flying fox, permainan sederhana, sampai dengan bermain tanah liat. Seluruhnya mampu mengembangkan kebugaran fisik, ketahanan, keberanian, pemecahan masalah kelompok, berpikir kreatif, kerja sama, membangun kepercayaan diri, dan melatih keterampilan motorik halus untuk pada anak-anak bahkan pada orang dewasa juga bisa.

Tidak hanya anak-anak yang mencoba wahana permainan yang ada di Cantigi Camp, beberapa guru juga mencoba salah satu wahana yang populer yaitu flaying fox. Selama outbound, Alhamdulillah anak-anak mampu mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik dan terlihat sangat menikmati momen-momen kebersamaan yang ada di dalamnya. Selain itu, tentunya anak-anak selalu di dampingi oleh kaka pemandu dan salah satu guru untuk mengawasi atau mengabadikan momen (dokumentasi) selama kegiatan berlangsung.

Setelah mengikuti kegiatan outbound, harapannya semoga peserta didik memiliki peningkatan dalam keterampilan dan pemahaman yang lebih baik dalam menanggapi suatu permasalahan diri sendiri dan orang lain baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.