Tampilkan postingan dengan label Program UN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Program UN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Mei 2022

Pelaksanaan Ujian Sekolah di SD Juara Bandung

Pelaksanaan Ujian Sekolah di SD Juara Bandung


Pada bulan Mei ini SD Juara Bandung menyelenggarakan kegiatan Ujian Sekolah. Ujian Sekolah merupakan rangkaian akhir dari evaluasi belajar peserta didik kelas 6. Ujian sekolah kali ini diadakan secara mandiri di sekolah.

Setelah dua tahun sebelumnya SD Juara Bandung menyelenggarakan Ujian Sekolah secara daring karena masih dalam suasana pandemi. Kini SD Juara Bandung bisa menyelenggarakan Ujian Sekolah langsung. 

Ujian Sekolah mengacu pada aturan pemerintah yakni bukan menjadi satu satunya standar keluusan peserta didik. Bpk Achmad Ghozali selaku Wakasek Kurikulum mengatakan bahwa kini sekolah bisa menentukan jenis ujiannya sendiri namun tetap mengacu pada ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung. Ujian Sekolah bisa berupa ujian tulis, penugasan, atau proyek.

Ujian Sekolah di SD Juara Bandung dilaksanakan sejak tanggal 17 Mei 2022 dan berakhir pada tanggal 23 Mei 2022. Dalam US ini dilakasanakan ujian tertulis dan praktik. Seluruh mata pelajaran diujikan dalam US ini termasuk muatan lokal bahasa Inggris, bahasa Sunda, dan Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH).

Ujian Sekolah ini diikuti oleh 28 peserta didik dan dibagi menjadi 2 ruangan. Ruangan pertama berjumlah 15 peserta didik dan ruangan kedua berjumlah 13 peserta didik. Setiap ruangannya diawasi oleh pengawas yang sudah ditetapkan oleh sekolah.

Pelajaran utama diujikan secara tertulis sedangkan pelajaran pendukung diujikan dengan praktik langsung seperti pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dan PLH yaitu dengan praktik penjernihan air.

Meski Ujian Sekolah diadakan mandiri, namun tetap diawasi oleh pihak dinas pendidikan. Pengawas sekolah mendatangi SD Juara Bandung untuk melakukan monitoring terhadap pelaksanaan Ujian Sekolah di SD Juara Bandung.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Ujian Sekolah berjalan dengan lancar karena pada dasarnya Ujian Sekolah kali ini sepenuhnya diselenggarakan oleh masing – masing sekolah.” Pungkas Bapak Achmad Ghozali selaku ketua pelaksana Ujian Sekolah 2022.


Jumat, 24 Januari 2020

Kelas 6 Laksanakan Mabit Perdana 2020

Kelas 6 Laksanakan Mabit Perdana 2020



Akhir tahun pembelajaran untuk kelas VI memeng penuh perjuangan. Selain harus menghadapi ujian, mereka pun harus berstrategi agar dapat melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya. Salah satu upaya yang dilakukan sekolah untuk menguatkan Peserta Didik kelas VI adalah dengan mengadakan mabit ( malam bina iman dan taqwa). Mabit perdana untuk kelas VI ini dilaksanakan tanggal 10 sampai 11 Januari 2020. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi ruhiyah serta untuk mempererat hubungan antar peserta didik agar dapat saling memberikan semangat dalam menghadapi rangkaian kegiatan akhir tahun yang akan dijalani bersama.

Kegiatan mabit diawali dengan shalat ashar berjama’ah yang dipimpin oleh guru. Setelah shalat ashar peserta didik melakukan ujian hafalan juz 30 yang disetorkan kepada guru yang bertugas. Menjelang maghrib, mereka bersama-sama membaca Almatsurat seraya memohon perlindungan agar semua kegiatan ini diberkahi Allah. Setelah shalat Isya, peserta didik mendapatkan materi motivasi dari Bapak Kepala Sekolah. Dalam materi ini disampaikan motivasi agar Peserta Didik semangat mencapai apa yang menjadi impiannya.

Pagi harinya, kegiatan diawali dengan shalat qiyamullail berjama’ah yang dipimpin oleh Peseta didik laki-laki sebagai imam. Setalah shalat subuh, mereka olahraga bersama, berlari-lari kecil mengelilingi lingkungan sekolah. Setelah bersih diri dan membersihkan kembali tempat kegiatan, mereka pulang dengan dijemput oleh orangtua masing-masing.

Kegiatan mabit ini diharapkan memberikan motivasi tersendiri bagi peserta didik terutama motivasi untuk senantiasa mendekatkan diri pada Allah agar segala yang akan dijalani diberikan kemudahan dan keberkahan.




Rabu, 10 April 2019

Motivasi dalam Mabit Bulan April, Persiapan USM 2019

Motivasi dalam Mabit Bulan April, Persiapan USM 2019


Kegiatan Mabit bagi peserta didik kelas 6 SD Juara Bandung memang sudah rutin dilaksanakan di setiap bulannya pada semester 2 ini. Mabit pertama di laksanakan awal bulan Januari. Peserta didik kelas 6 mengikuti Mabit dengan bimbingan guru-guru. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari 1 malam di setiap awal bulan, sebagai salah satu program untuk mempersiapkan diri menghadapi USBN. Jadi, peserta didik bukan hanya dipersiapkan secara akademik saja, tetapi ruhiyahnya pun dipersiapkan.

Ada yang berbeda di kegiatan Mabit bulan April ini yang dilaksanakan hari Selasa dan Rabu tanggal 2-3 April 2019. Mabit di bulan ini merupakan Mabit terakhir sebelum pelaksanaan USBN. Ada beberapa acara yang diikuti peserta didik yang tujuannya adalah meningkatkan motivasi mereka untuk mau terus berusaha. Kegiatan Mabit di awali dengan acara Quiz Rangking 1. Di pandu oleh Bapak Achmad Ghazali, acara yang dilaksanakan setelah shalat ashar ini berlangsung seru. Muhammad ‘Azmi berhasil menjadi juaranya. Setelah kegiatan ini selesai, peserta didik dipersilahkan untuk bersih diri, istirahat dan bersiap shalat magrib. Sambil menunggu waktu magrib, mereka melaksanakan tilawah Al-Qur’an masing-masing. Selesai shalat magrib dan dzikir petang, acara dilanjutkan dengan makan malam bersama dan mengobrol santai sambil menunggu waktu isya.

Kegiatan kemudian berlanjut setelah shalat isya. Pada mabit kali ini, ada sesi berbagi cerita/pengalaman. Pada kesempatan ini, sekolah mengundang 2 orang alumni SD Juara Bandung angkatan ke-9, Zaidan Fadhlil Husein (Zaidan) dan Muhammad Adz-Dzikri Abdur Rauf (Dzikro). Mereka adalah 2 alumni dengan nilai USBN terbaik di angkatannya. Saat ini keduanya melanjutkan pendidikan di Edu Global School. Keduanya berbagi cerita dengan adik-adiknya tentang bagaimana persiapan mereka saat mau menghadapi Ujian. Mereka menyampaikan perasaannya, tips untuk belajar, sampai dengan memberikan masukan kepada adik-adiknya agar siap menghadapi  USBN. Selain itu, mereka juga bercerita tentang bagaimana lingkungan sekolah mereka sekarang. Mulai dari pelajarannya, teman-temannya, kebiasaan di sana yang merupakan hal baru untuk mereka. Hal menarik lain yang di sampaikan adalah bagaimana mereka berusaha untuk menyesuaikan diri di lingkungan yang baru. Sesi ini berlangsung santai namun seru. Alhamdulillah, peserta didik kelas 6 tampak antusias mengikuti sesi ini.

Setelah sesi berbagi cerita selesai, acara dilanjutkan dengan acara materi pemberian motivasi. Kali ini yang menyampaikan adalah Bapak Tito Suhendar, M.Pd selaku kepala sekolah. Materi dimulai dengan penayangan cuplikan film Al-Fatih sang penakluk Konstantinopel, kemudian dilanjutkan dengan tayangan tokoh-tokoh dunia yang bisa menjadi inspirasi buat anak-anak.

Setelah materi motivasi, peserta didik dipersilahkan istirahat tidur. Pukul 03.00 WIB mereka dibangunkan untuk melaksanakan Qiyamul Lail. Qiyamul Lail dipimpin oleh Bapak Sarip Hidayat, dilanjutkan dengan do’a bersama. 

Selesai shalat subuh dan dzikir pagi, rangkaian kegiatan mabit masih dilanjutkan dengan olahraga dan permainan. Anak-anak dibagi menjadi 3 kelompok, A, B, dan C. Setiap kelompok harus mendatangi 3 pos yang dijaga oleh guru untuk melakukan tantangan dan menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Setiap pos mempunyai tantangan sendiri. Pos 1 anak-anak diberi tantangan untuk meniup balon sampai pecah. Di sini mereka diuji keberanian, usaha, dan juga kekompakan sesama anggota kelompok untuk memberi dukungan satu sama lain agar mencapai target yang di harapkan. Setelah semua anggota kelompok berhasil memecahkan balon, mereka diberi soal pelajaran IPA yang harus di selesaikan sebelum bisa melanjutkan perjalanan ke Pos selanjutnya. Setelah memberikan jawaban yang benar, guru memberikan kertas berisi clue tersembunyi yang baru bisa dipecahkan di akhir permainan. Di Pos ke-2 tantangan yang diberikan adalah memasukkan benang ke dalam jarum. Setelah semua anggota berhasil, mereka diberi pertanyaan pelajaran Bahasa Indonesia yang harus di jawab benar untuk kemudian mendapatkan clue berikutnya. Selanjutnya mereka menuju pos 3. Di sini mereka mendapat tantangan untuk melepaskan rice crispy yang menempel di wajah masing-masing tanpa menggunakan tangan. Setelah selesai, mereka kembali diberi pertanyaan yang harus di selesaikan. Kali ini pertanyaan tentang pelajaran matematika. Kelompok yang berhasil kemudian diberi kertas berisi clue terakhir untuk memecahkan misteri yang tersembunyi. Akhirnya permainan di menangkan oleh kelompok Fariqa Muthi’ah.

Setelah kegiatan permainan selesai, acara dilanjutkan dengan sarapan dan bersih-bersih. Kemudian semua peserta mabit dikumpulkan untuk evaluasi, dan penutupan mabit. Alhamdulillah, akhirnya rangkaian kegiatan mabit untuk kelas 6 angkatan ke-10 telah selesai. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat untuk peserta didik, membangun kedekatan mereka kepada Allah, SWT. Semoga pembiasaan yang diajarkan, bisa menjadi bekal untuk kehidupan mereka. Dan semoga hasil ujian nanti bisa memuaskan sesuai dengan harapan mereka. Aamiin. 











Selasa, 26 Februari 2019

SD Juara Bandung Selenggarakan Mabit Sebagai Persiapan UN 2019

SD Juara Bandung Selenggarakan Mabit Sebagai Persiapan UN 2019


Sejak menginjak ke semester 2, kelas 6 melaksanakan ‘mabit’ di sekolah. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan persiapan USM 2019. Program persiapan ini sendiri sudah dimulai sejak akhir semester 1 yang diawali dengan uji kompetensi 3 mata pelajaran utama yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Mabit dilaksanakan satu bulan sekali pada setiap awal bulan. Mabit sendiri dilaksanakan dengan tujuan sebagai usaha spiritual dan jasad peserta didik menghadapi USM. “kalau try out kan itu usaha pikiran, kalau mabit itu usaha spiritual dan jasad, karena dalam mabit juga ada olahraga paginya” ujar Ibu Nurliya selaku penanggung jawab program ini.

Program Mabit ini dilaksanakan mulai pukul 16.00 selepas sholat Ashar. Diawali dengan menghafal kembali juz 30, mereka diharuskan menyetorkan hafalannya kepada guru yang bertugas waktu itu. Selanjutnya setelah maghrib dilanjutkan dengan dzikir Al-ma’tsurot petang. Setelah sholat Isya, peserta didik menerima materi motivasi dari salah satu guru yang sudah ditentukan sampai menjelang waktu tidur. Peserta didik akan dibangunkan sekitar pkl. 03.00 pagi untuk persiapan sholat Tahajjud. Dalam sholat Tahajjud ini, yang menjadi imam adalah peserta didik laki-laki secara bergantian. Ini bertujuan untuk membiasakan diri saat sholat Tahajjud sambil menghafal kembali surat-surat di juz 30.

Setelah sholat Subuh, peserta didik membaca dzikir Al-ma’tsurot pagi dilanjutkan dengan olahraga bersama dihalaman sekolah maupun keliling lingkungan sekolah. Kegiatan diakhiri dengan sarapan pagi bersama sambil merefleksi rangkaian kegiatan mabit pada hari itu.

Rabu, 10 Oktober 2018

Try Out Hari Kedua, Kelas 6 SD Juara Bandung Mengerjakan Soal Matematika

Try Out Hari Kedua, Kelas 6 SD Juara Bandung Mengerjakan Soal Matematika

Peserta didik sedang mengerjakan soal matematika


Rabu (9/10), Setelah kemarin mengerjakan soal Bahasa Indonesia, Peserta Didik Kelas 6 melanjutkan uji coba persiapan US/M 2019. Kali ini mereka mengerjakan soal Matematika. Mereka langsung menuju kelasnya guna mempersiapkan diri untuk melaksanakan uji coba UN perdana. Pihak sekolah menyelenggarakan ini dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan peserta didik kelas 6 dalam menghadapi Ujian Sekolah / Madrasah (US/M) yang akan dilaksanakan bulan Mei 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan 2 jam penuh ini membuat suasana seperti ujian sesungguhnya. Peserta didik masih terlihat belum terbiasa dengan ujian yang memakan waktu lama. Harapannya, mereka pun akan terbiasa hingga US/M tiba. Uji coba ini diagendakan sampai besok Kamis di bulan Oktober ini. Untuk hari Kamis untuk mata pelajaran yang akan diujikan adalah Ilmu Pengetahuan Alam.

Setelah melaksanakan uji coba, peserta didik kelas 6 melaksanakan sholat dhuha, dilanjut dengan istirahat. Setelah itu, mereka melaksanakan pembelajaran seperti biasanya. Seperti yang diutarakan oleh bapak wakil kepala sekolah, selain uji coba ada juga  program-program penunjang kelas 6 lainnya yang akan dilaksanakan, seperti mabit, penambahan gizi, konseling, dan keputraan/keputrian khusus.